Investasi reksadana merupakan jenis investasi yang banyak di gemari di Indonesia. Mengapa? Karena memang investasi reksa dana ini termasuk investasi yang mudah memiliki banyak pilihan produk yang bisa di gunakan. Bagi Anda yang masih pemula dalam hal investasi reksa dana mungkin masih terlalu asing dna belum mengerti tentang jenis produk reksa dana yang ada. Namun bagi mereka yang sudah lama berkecimpung di dalam dunia investasi reksa dana, pilihan- pilihan produk reksadana ini menjadi pertimbangan yang matang sebelum memutuskan.

Ketika hendak membeli reksa dana, biasanya Anda akan di minta untuk memilih produk reksa dana yang ada. Pilihan utama produk reksa dana tersebut adalah reksa dana saham, reksadana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang dan resa dana campuran. Ke empat pilihan itulah yang biasanya di tawarkan. Ke empat produk reksa dana tersebut sebenarnya sama mekanisme nya yaitu mendapatkan investor yang menyetorkan dananya yang kemudian akan di kelola oleh manajer investasi yang di efek.

Lalu apa yang membedakan antara ke empat reksadana tersebut? Bagi Anda yang belum mengerti perbedaan antara ke empat jenis tersebut maka berikut ini kami berikan sedikit ulasan mengenai perbedaan dari masing- masing produk reksa dana tersebut.

ReksaDana Saham

Reksa dana saham ialah jenis reksa dana yang memiliki resiko paling besar. Namun meskipun demikian, reksa dana jenis ini juga memberikan keuntungan yang lebih besar di antara jenis reksa dana yang lain. reksa dana saham ini termasuk reksa dana jangka panjang karena lebih dari lima tahun. Jadi, sangat cocok bagi Anda yang ingin berinvestasi jangka panjang.

ReksaDana Pasar Uang

Berbeda dengan reksa dana saham, reksa dana pasar uang ini termasuk investasi reksa dana dengan resiko yang paling kecil sehingga aman. Dana dari dana yang di peroleh dari reksa dana pasar uang biasanya 100% di kelola di pasar uang. Instrumen dari pasar uang sendiri adalah tabungan, giro, deposito, surat hutang dan lain- lain di mana jangka waktunya kyrang dari satu tahun. Jadi, investasi reksa dana jenis ini termasuk investasi jangka pendek. Biasanya bank menggunakan jenis reksa dana ini karena bisa di gunakan sebagai penjaga likuiditas bank.

ReksaDana Pendapatan Tetap

Reksa dana pendapatan tetap ialah jenis reksa dana resikonya lebih besar dari reksa dana pasar uang. Biasanya dana yang di investasikan 80% masuk ke dalam suart hutang atau obligasi sedangkan sisanya bisa di gunakan di pasar uang. Reksa dana pasar uang termasuk jenis reksa dana dengan jangka waktu menengah yaitu dari satu hingga 3 tahun. Namun jangan berfikir jika yang di peroleh atau keuntungan dari reksa dana pendapatan tetap ini dari bunga seperti deposito.

ReksaDana Campuran

Reksa dana campuran adalah jenis reksa dana yang memilik resiko yang lebih tinggi di bandingkan investasi reksa dana pendapatan tetap. Dana dari investasi reksa dana campuran ini biasanya 79% di gunakan atau di investasikan di saham, obligasi maupun pasar uang. Jangka waktu dalam reksa dana ini adalah tiga hingga lima tahun. Jadi, bagi Anda yang ingin berinvestasi dalam jangka menengah hingga panjang bisa memilih jenis reksa dana campuran ini.

Pilih jenis reksa dana dan sesuaikan dengan kebutuhan, keinginan dan kemampuan Anda dalam berinvestasi. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *